Featured
Recent Post
Rabu, 13 April 2016
Nama & Lambang Unsur Pada Tabel Periodik
Berikut ini Nama - Nama unsur kimia berikut lambang dari unsur kimia, semoga bisa membantu belajarnya.
Tabel Unsur Kimia dan Lambangnya
Sistem Bilangan Elektro
SISTEM BILANGAN BINER
Radix
(Basis) = 2 {0,1}
Suatu bilangan
Biner dapat dituliskan atau ditandai dengan angka (2) dibawahnya, contoh
penulisasnnya adalah seperti dibawah ini :
SISTEM BILANGAN OCTAL / OKTAL
Radix (Basis)
= 8 {0,1,2,3,4,5,6,7}
Suatu bilangan
Biner dapat dituliskan atau ditandai dengan angka (8) dibawahnya, contoh
penulisasnnya adalah seperti dibawah ini :
20 (8)
SISTEM BILANGAN DECIMAL / DESIMAL
Radix (Basis)
= 10 {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9}
Suatu bilangan
Desimal dapat dituliskan atau ditandai dengan angka (10) dibawahnya, contoh
penulisasnnya adalah seperti dibawah ini :
7225,25(10)
SISTEM BILANGAN HEXADECIMAL / HEXADESIMAL
Berasal dari
kata HEXA yang artinya 6 dan DECEM yang artinya 10, jadi HEXADECIMAL memiliki
Radix (Basis)
= 16 {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F}
Suatu bilangan
Desimal dapat dituliskan atau ditandai dengan angka (16) dibawahnya, contoh
penulisasnnya adalah seperti dibawah ini :
7225,25(16)
KONVERSI BILANGAN BINER, OCTAL, DESIMAL, & HEXADECIMAL
Sebelumnya,
untuk mempermudah dalam memahami proses konversi suatu bilangan, maka
perhatikan terlebih dahulu kebenaran Decimal seperti berikut, dengan cara
konversi bilangan DECIMAL KE DECIMAL sebagaimana berikut ini :
7225,25(10)
= 7x103 + 2x102 + 2x101 +
5x100 + 2x10-1 + 5x102
= 7000 +
200 + 20 + 5 + 0,2 + 0,05
= 7225,25
Konversi BINER ke DECIMAL
Contoh 1
1011(2)
= 1x23 +
0x22 + 1x21 + 1x20
= 8 + 0 + 2 + 1
= 11(10)
Contoh 2
111(2)
= 1x22 + 0x22 +
1x21 + 1x20
= 4 + 2 + 1
= 7(10)
Contoh 3
111,01(2)
= 1x22 + 1x21 + 1x20 +
0x2-1 + 1x2-2
= 4 + 2 +
1 + 0 + ¼
= 7,25(10)
Konversi
DECIMAL ke BINER
Contoh 1
8(10)
= 8 : 2 = 4, sisa = 0 (LSB)
= 4 : 2 = 2, sisa = 0
= 2 : 2 = 1, sisa = 0
= 1 (MSB)
= 1000(2)
Contoh 2
7(10)
= 7 : 2 = 3, sisa = 1 (LSB)
= 3 : 2 = 1, sisa = 1
= 1 (MSB)
= 111(2)
Jika
bilangan decimal berupa nilai pecahan, maka cara mengkonversinya adalah dengan
diextract (dipisahkan antara bilangan bulat dengan bilangan pecahan) dan cara
mengkonversinyapun juga berbeda, jika bilangan bulatdibagi 2, sedangkan
bilangan pecahan dikali 2, selengkapnya silakan perhatikan contoh 3
berikut ini :
Contoh 3
12,375(10)
= 12 :
2 = 6, sisa 0 (LSB)
= 6 : 2 = 3, sisa 0
= 3 : 2 = 1, sisa 1
= 1 (MSB)
= 1100,...??
= 0,375 x 2 = 0,750,
sisa = 0 (MSB)
= 0,750 x 2 = 1,5,
sisa = 1
(kenapa 0,5 karena sisanya sudah diambil) = 0,5 x
2 = 1,0,
sisa = 1 (LSB)
= ...,011
= 1100,011(2)
Jadi, hasil
konversi 12,375(10) adalah 1100,011(2)
Konversi
OCTAL/OKTAL ke DECIMAL/DESIMAL
Contoh 1
20(8) = 2 x 81 + 0 x
80
= 16(10)
Contoh 2
16(8) = 1 x 81 + 6 x 80
= 14(10)
Konversi DECIMAL/DESIMAL ke OCTAL/OKTAL
Contoh 1
16(10) = 16/8 = 2, sisa 0
= 20(8)
Contoh 2
28(10) = 28/8 = 3, sisa 4
= 34(8)
Konversi OCTAL/OKTAL ke BINER
Langkah untuk melakukan konversi dari OCTAL ke BINER haruslah melewati
DECIMAL terlebih dahulu, ilustrasi OCTAL---->DECIMAL-- -->BINER.
Contoh 1
14(8)
= 1 x 81 + 4 x 80
= 8 + 4
= 12(10) = 12/2 = 6, sisa 0
= 6/2 = 3, sisa 0
= 3/2 = 1, sisa 1
= 1100(2)
Jadi hasil konversi 14(8) ke
BINER adalah 1100(2)
Konversi HEXADECIMAL / HEXADESIMAL ke DECIMAL/DESIMAL
Contoh 1
12(16) = 1 x 161 +
2 x 160
= 16 + 2
= 18(10)
Contoh 2
25(16) = 2 x 161 +
5 x 160
= 32 + 5
= 37(10)
TABEL SISTEM BILANGAN
DECIMAL
|
BINER
|
OCTAL
|
HEXADECIMAL
|
0
|
0000
|
0
|
0
|
1
|
0001
|
1
|
1
|
2
|
0010
|
2
|
2
|
3
|
0011
|
3
|
3
|
4
|
0100
|
4
|
4
|
5
|
0101
|
5
|
5
|
6
|
0110
|
6
|
6
|
7
|
0111
|
7
|
7
|
8
|
1000
|
10
|
8
|
9
|
1001
|
11
|
9
|
10
|
1010
|
12
|
A
|
11
|
1011
|
13
|
B
|
12
|
1100
|
14
|
C
|
13
|
1101
|
15
|
D
|
14
|
1110
|
16
|
E
|
15
|
1111
|
17
|
F
|
16
|
10000
|
20
|
10
|
17
|
10001
|
21
|
11
|
18
|
10010
|
22
|
12
|
19
|
10011
|
23
|
13
|
20
|
10100
|
24
|
14
|