Kelajuan dan Kecepatan
Dalam fisika kelajuan
dan kecepatan mengandung arti yang berbeda. Sering terjadi kesalahan umum
tentang kelajuan dan kecepatan . Misalkan mobil bergerak 70 km/jam, maka
dikatakan Mobil bergerak dengan kelajuan 70 km/jam bukan kecepatannya. Kelajuan
termasuk besaran skalar karena tidak bergantung pada arahnya. Sehingga kelajuan
selalu bernilai positif. Alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan adalah
spidometer.
Bagaimanakah cara
menentukan seberapa cepat kedudukan telah berubah? Tentu kamu akan dapat
menjawabnya setelah mempelajari kecepatan. Misal, seseorang berlari 10 m/s ke
arah barat. Dari pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kelajuan
pelari tersebut 10 m/s, sedangkan kecepatannya adalah 10 m/s ke arah barat.
Kecepatan termasuk besaran vektor karena bergantung pada arahnya.
Dengan kata lain kecepatan adalah perpindahan selama selang waktu tertentu. Apabila kecepatan, kelajuan dinyatakan dengan v, perpindahan, jarak dinyatakan s dan waktu tempuh t secara matematis dirumuskan :
Dengan kata lain kecepatan adalah perpindahan selama selang waktu tertentu. Apabila kecepatan, kelajuan dinyatakan dengan v, perpindahan, jarak dinyatakan s dan waktu tempuh t secara matematis dirumuskan :
Keterangan
v = kecepatan,
kelajuan (m/s)
s = perpindahan, jarak
(m)
t = waktu tempuh (s)
Kecepatan dan kelajuan
hanya dibedakan oleh arahnya saja, sehingga keduanya mempunyai satuan yang sama
yaitu m/s. Pernahkah kamu memperhatikan seorang pengendara sepeda motor yang
sedang melaju? Apakah sepeda motor yang sedang dikendarainya bergerak dengan
kelajuan tetap? Nah, untuk dapat menjawabnya ikuti penjelasan berikut:
1. Kecepatan rata-rata
Kecepatan rata-rata
adalah hasil bagi perpindahan dan selang waktu.
Misal dari gambar di
atas perpindahaan Δx (delta x) ditempuh dalam selang waktu Δt (delta t), maka
kecepatan rata-rata v dirumuskan :
Keterangan
Δx= Selisih perpindahan (m)
Δx = x2 – x1
Δt = Selisih waktu tempuh (s)
Δt = t2 – t1
Δ = delta
2. Kelajuan rata-rata
Kelajuan
rata-rata adalah hasil bagi jarak total yang ditempuh dengan waktu tempuh.
Misal kamu naik bus melakukan perjalanan ke suatu tempat. Jarak 20 kilometer ditempuh
dalam waktu 30 menit (setengah jam). Maka dapat kamu hitung kelajuan rata-rata
bus sebagai berikut.
Kelajuan rata – rata =
km 20/0,5 jam = 40 km/jam
Mestinya bus melaju
hampir tidak mungkin dengan kelajuan tetap 40 km/jam. Pada kondisi jalan lurus
dan sepi kelajuannya mungkin 70 km/jam atau 80 km/jam, tetapi saat di tikungan
tajam atau jalanan ramai kelajuannya 20 km/jam atau 30 km/jam. Jika kamu
bergerak menempuh jarak s, waktu t, maka kelajuan rata– rata dapat ditentukan
dengan rumus :
Keterangan
Keterangan
Σ s = jarak total (m)
Σ t = waktu tempuh total (s)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar